FB dan batik lokal

SAYA SBY2ADALAH Abubakar Hadado yang memosting soal batik di FB. Topik ini kemudian menjalar menjadi sebuah diskusi panjang dan menarik. Walaupun beberapa komentar out of topic [oot], namun tetap saja diskusi “liar” ini bisa menjadi inspirasi bagi kita di Sulteng untuk pengembangan batik lokal.

Untuk pengembangan batik lokal, Disperingdakop kota Palu sudah berupaya mengembangkan industri batik lokal. Melalui Camat Palu Utara yang saat itu dijabat Sudaryano Lamangkona sudah melakukan pembinaan dan bantuan permodalan beberapa pengrajin lokal-khususnya di Palu Utara– dan mendatangkan seorang tutor dari Pulau Jawa.

Menurut Anno- sapaan akrab Sudaryano–sampai saat ini, kelompok tersebut telah mendapat order dari sejumlah sekolah untuk seragam batik. Namun, kata Anno yang saat ini menjabat Kadis Pariwisata Kota Palu, kendalanya saat ini soal dana produksi untuk membeli bahan baku.

[read the full story]

Read Users' Comments ( 2 )

Sudah batik[kah] anda hari ini?

BATIKFBPagi ini saya memutuskan untuk menikmati secangkir kopi Toraja di Toragila Café. Dengan fasilitas hotspot wi-fi gratisan café yang berada di mall Tatura ini, saya mulai menjelajahi internet. Seperti biasa, dimulai dari portal berita, lalu ke Kaskus, webblog, dan Facebook [fb] :oops: .

Beberapa fber [baca:penguna fb] menulis status soal batik. Ya, memang sebelumnya di jejaring sosial ini banyak membahas soal batik. Disarankan untuk menggunakan foto profil batik pada tanggal 2 Oktober. Saya pun berpikir untuk berstatus batik.

Masih dari fb, beberapa fber melaporkan penampakan batik dimana-mana. Fenomena ini sangat positif untuk memulai budaya batik atau secara substansial mencintai karya bangsa sendiri.

Ada apa dengan batik?

Hari ini  [2/10/2009] UNESCO mengukuhkan batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage). Pengukuhannya memang dilakukan di Perancis, namun pada 28 September 2009 penetapannya sudah akan dirilis.  Beberapa kalangan bahkan menyerukan tanggal 2 Oktober sebagai hari batik nasional.

[read the full story]

Read Users' Comments ( 0 )

Ngeblog lagi?

laskar-blogger

Pesona blog memang ngga pernah pudar. Walaupun kehadiran jejaring sosial yang begitu “seksi” semisal friendster, facebook, twitter dll, alasan untuk ngeblog tetap saja ada.

Setelah hampir setahun tidak pernah menjamah blog berbayar dan gratisan saya, saya berpikir untuk kembali menyambanginya. Ada rasa rindu.

Tapi  saya ngga begitu yakin, hasrat untuk kembali ngeblog ini, sama ketika pertama kali mengenal blog empat tahun silam.

Entahlah, di tengah kesibukan, ingin rasanya berbagi pengalaman yang mungkin saya temui.

Semoga saja selalu menemukan inspirasi untuk dibagi di medium ini. Semoga saja….

Read Users' Comments ( 2 )

Menikmati “Sepotong Surga” di Bibir Teluk Palu

album13aAroma laut yang berhembus bersama angin, membelai wajahku sore itu. Riak ombak tak begitu besar, namun terdengar iramanya memecah di tanggul.

Saya mencoba serileks mungkin dengan menyandarkan kepala pada kursi plastik biru. Ya, pantai Talise, tempat yang tak pernah membosankan untuk melepaskan penat dan rantai rutinitas. Melihat gunung dan pantai dalam waktu yang elementer menimbulkan sensasi tersendiri.

Landskap alami itu dipermanis dengan kehadiran sebuah jembatan berwarna kuning yang membentang di atas hulu sungai Palu. Sebuah kombinasi yang mengundang decak kagum. Wallpaper yang biasa ditemui di layar komputer, kini ada di depan mata. Nyata!

[read the full story]

Read Users' Comments ( 2 )